Adobe Audition

LaporanPraktikum Multimedia 1
Modul5
    




       Febri Chandra
       1001091013 
       Drs. Erwadi Bakar M.Kom



                
       Manajemen Informatika 
       Teknologi Informasi 
       Politeknik Negeri Padang 
       2011


Praktikum Multimedia 1
Modul 5
Adobe Audition

Bagian-bagian efek pada Adobe Audition
Amplitude
      Amplitude  digunakan untuk mengubah amplitudo (tingkat volume) dari file audio atau rentang yang dipilih.
Q      Amplify digunakan untuk membuat dan mendengar penyesuaian amplifikasi.
Q      Binaural Auto-Panner berfungsi untuk menempatkan spasial audio kiri dan kanan.
Q      Channel Mixer atau The Channel Mixer berfungsi untuk mengubah keseimbangan yang tepat dari bentuk gelombang stereo.
Q      Dynamics Processing digunakan untuk merubah Dinamika prosesor bervariasi tingkat output dari bentuk gelombang, berdasarkan tingkat input.
Q      Envelope digunakan untuk  memberi kontrol atas bagian dari gelombang yang diperkuat denganjumlah gelombang yang dihasilkan, sehingga instrumen terdengar lebih realistis dan efek.
Q      Hard Limiting digunakan untuk membatasi secara audio di atas ambang tertentu, sementara menghilangkan semua sampel audio di bawah ambang batas.
Q      Normalize digunakan untuk menampilkan dialog Normalisasi dan mengatur tingkat puncak yang diinginkan dari sebuah file. Jika diatur pada 100% atau 0db, normalisasi dapat mencapai jumlah terbesar amplifikasi yang tidak akan menghasilkan kliping (distorsi). Semua bagian dari gelombang diperkuat pada tingkat yang sama.
Q      Pan/Expand digunakan untuk pan, atau pergeseran, saluran tengah-tengah gelombang stereo. Hal ini juga dapat memperluas atau mempersempit pemisahan stereo kiri dan kanan saluran.
Q      Stereo Field Rotate Efek digunakan untuk memutar bidang stereo file audio. (Stereo lapangan menunjukkan di mana pada instrumen ruang atau sumber lainnya ditempatkan dalam L / R dalam bentuk gelombang stereo) dengan memanipulasi grafik Stereo Field Rotasi.




Delay Effects
Delay Effects berfungsi untuk melakukan serangkaian pengulangan atau gema delayer dari sinyal input asli pada interval secara berkala.
Q      Chorus digunakan untuk menambah kekayaan suara dengan membuatnya terdengar seolah beberapa suara atau instrumen yang dimainkan sekaligus.
Q      Delay  digunakan untuk membuat gema tunggal, serta beberapa efek lainnya. Penundaan 35 milidetik atau lebih akan dianggap sebagai gema diskrit, sedangkan yang jatuh dalam kisaran 15-34 milidetik dapat digunakan untuk menciptakan sebuah paduan suara sederhana atau flanging efek.
Q      Dynamic Delay  berfungsi untuk mengubah jumlah penundaan lebih dari panjang gelombang. Sebagai contoh, untuk lima detik pertama dari sebuah file audio dapat mengalami keterlambatan 2 milidetik, untuk 15 detik berikutnya bisa mengalami keterlambatan 20 milidetik, untuk 10 detik berikut menunda bisa di 7 milidetik, dan seterusnya.
Q      Echo Fungsi ini menambahkan serangkaian ulang, pengumpulan gema untuk suara.
Q      Echo Chamber dapat mensimulasikan suasana di hampir setiap ruangan. Pengaturan ini disediakan untuk menentukan ukuran ruangan virtual dan karakteristik permukaan, bersama dengan penempatan mikrofon virtual. Jumlah gema dapat disesuaikan, sampai sekitar 25.000. Perlu diketahui bahwa gema makin banyak untuk menghitung, semakin lama waktu yang dibutuhkan untuk fungsi untuk menyelesaikan.
Q      Flanger Untuk menciptakan efek yang sama dengan sedikit menunda dan pentahapan sinyal pada interval yang telah ditentukan atau acak.
Q      Full Reverb Kendali Reverb, seperti efek Reverb standar, digunakan untuk mensimulasikan ruang akustik. Ini juga konvolusi-impuls berbasis (seperti Reverb standar), yang berarti tidak ada dering, metalik, atau artefak lainnya terdengar buatan. Namun, beresonansi spesifik dapat dicapai jika diinginkan.
Q      Multitap Delay  dapat digambarkan sebagai kombinasi Delay, Echo, Filter, dan efek Reverb. Sampai 10 keterlambatan unit dapat dibuat, masing-masing dengan keterlambatan mereka sendiri, umpan balik, dan pengaturan penyaringan.
Q      QuickVerb Seperti dua efek reverb lain (Kendali Reverb dan Reverb), QuickVerb digunakan untuk menambahkan gema audio serta mensimulasikan ruang akustik yang berbeda. Namun, karena tidak konvolusi berbasis seperti Full Reverb dan Reverb (yang membutuhkan lebih banyak kekuatan untuk menjalankan, sehingga meningkatkan beban pengolahan pada sistem).
Q      Reverb adalah efek yang digunakan untuk mensimulasikan ruang akustik, dan terdiri dari refleksi awal dan gema yang begitu erat. Reverb berbeda dari efek Echo dasar karena penundaan tidak diulang pada interval teratur.
Q      Sweeping Phaser Seperti efek Flanger, Phaser memperkenalkan sebuah fase pergeseran-variabel menjadi sinyal split dan recombines, menciptakan efek-efek khusus yang dipopulerkan oleh gitaris dari tahun 1960-an. The Phaser meningkatkan filter jenis bolak-balik tentang frekuensi pusat.

Filters
Filters adalah Filter untuk memodifikasi sinyal pada konten frekuensi.
Q      Dynamic EQ  digunakan untuk mengubah jumlah pemerataan atas panjang gelombang.
Q      FFT Filter Sifat grafis dari FFT (Fast Fourier Transform) Filter memudahkan untuk menggambar kurva atau meningkatkan frekuensi tertentu.
Q      Graphic Equalizer Dengan Graphic Equalizer, dapat meningkatkan atau memotong sinyal pada pita frekuensi tertentu, dan memiliki representasi visual dari kurva EQ secara keseluruhan. Berbeda dengan Equalizer Parametrik, yang Equalizer Graphic menggunakan pita frekuensi preset kontrol untuk pemerataan frekuensi cepat dan mudah.
Q      Graphic Phase Shifter digunakan untuk menyesuaikan fase gelombang dengan menambahkan titik kontrol untuk grafik.
Q      Notch Filter berfungsi untuk menghilangkan hingga enam pengguna didefinisikan frekuensi, di samping telepon standar nada DTMF. Gunakan penyaring ini jika ingin menghapus band frekuensi yang sangat sempit.
Q      Parametric Equalizer digunakan untuk mengedit denda frekuensi dalam suara dalam jumlah tertentu dari frekuensi dan bandwidth yang menentukan berapa banyak frekuensi keseluruhan akan dilakukan oleh kontrol.
Q      Quick Filter Pada dasarnya, ini adalah fungsi cepat dan mudah untuk mengubah nada sampel untuk membuatnya lebih menyenangkan didengar.
Q      Scientific Filters, Filter Ilmiah yang menyediakan high-order IIR (Infinite Impulse Response) filter untuk high pass filter atau low pass filter.

Restoration
Q      Click/Pop Eliminator àbekerja dengan mencari anomali dalam data audio yang dapat ditafsirkan sebagai klik atau muncul (Deteksi), dan kemudian mengganti atau memperbaiki lokasi yang rusak (Koreksi).
Q      Clip Restorationà dapat menghapus kerusakan kliping dari bentuk gelombang. Hal ini dilakukan dengan benar-benar "mengisi" segmen terpotong pada gelombang.
Q      Hiss Reduction àmenghapus semua audio di semua frekuensi yang berada di bawah ambang tertentu (yang umumnya lantai tingkat kebisingan atau mendesis).
Q      Noise Reductionà Fungsi Noise Reduction secara dramatis dapat mengurangi kebisingan latar belakang dan broadband umum dengan minimal pengurangan kualitas sinyal. Hal ini juga dapat menghapuskebisingan audio.

Special
Q      Convolution adalah efek dari mengalikan setiap sampel dalam satu gelombang atau impuls oleh sampel yang terkandung dalam bentuk gelombang lain. Dalam arti tertentu, fitur ini menggunakan satu gelombang untuk "model" suara dari bentuk gelombang lain. Hasilnya dapat bahwa penyaringan, bergema, fase pergeseran, atau kombinasi dari efek tersebut. Artinya, setiap versi disaring dari bentuk gelombang dapat bergema di setiap penundaan, setiap beberapa kali.
Q      Distortion  berfungsi untuk menciptakan efek pembicara seperti mobil ditiup, mikrofon teredam, dan amp overdrive.

Time/Pitch
Time/Pitch digunakan untuk mengubah waktu (diration) dan pitch (nada suara) dari file audio yang dipilih.
Q      Doppler Shifter digunakan untuk menciptakan suara seperti suara mobil balap atau pesawat terbang.
Q      Pitch Bender,  Efek ini berfungsi untuk membuat perubahan tempo halus atau efek, seperti sebuah catatan atau rekaman mempercepat atau memperlambat.
Q      Stretch adalah perubahan renggangan efek pitch (frekuensi) atau tempo (durasi) dari sinyal audio, dan juga dapat mengubah pitch atau tempo baik tanpa mempengaruhi yang lain. seperti menggunakan peregangan untuk transpose lagu ke tombol yang lebih tinggi, atau memperlambat sebuah bagian akhir tanpa mengubah pitch.

Praktikum Multimedia 1

PRAKTIKUM AUDIO DIGITAL
MODUL  4
PENGUJIAN KUALITAS AUDIO





    Febri Chandra
    1001091013
Drs. Erwadi Bakar M.Kom




         Managemen Informatika
Teknologi Informasi
Politeknik Negeri Padang
2011

1.    Tujuan
  1. Mengganti nilai Sample dan Bit Depth sebuah file audio
  2. Membandingkan kualitas audio berdasarkan nilai Bit Depth, Sample Rate

2.    Teori singkat
a.    Audio adalah getaran suatu benda yang berupa sinyal analog dengan amplitudo yang berubah secara continue terhadap waktu.

b.   Kualitas audio ditentukan oleh  bit rate dan sample rate, semakin tinggi bit rate dan sample rate maka kualitas suara akan semakin bagus. Selain itu,  Kualitas Audio juga ditentukan oleh Bit Depth, Makin tinggi nilai jangkauan makin baik kualitas dan ukuran file yang diperlukan juga semakin besar.

c.       Bit Depth adalah nilai resolusi suara atau jumlah tingkatan level suara.Audio 8 bit menyedia kan 2 pangkat delapan atau 256 level. Audio 16 bit menyediakan 65.536 level dan audio 32 bit memiliki jumlah jangkauan 2 pangkat 32 .

d.    Sample Rate adalah menunjukkan nilai sinyal audio yang diambil dalam satu detik etika melakukan rekaman suara. Semakin tinggi nilai sample rate ini kualitas audio yang dimainkan semakin baik


3.    Alat dan Bahan
a.      Komputer PC
b.      Software Adobe Audition
c.       File musik  dalam format wav 



4.    Langkah Kerja
4.1.            Mengganti Sample rate dan Bit Dept

 Buka Adobe Audition 
  - Import File Audio dengan cara pada window File klik ikon Import File – Pilih file yang diinginkan – klik    ganda file tersebut atau klik tombol Open. 
  - Sekarang file yang akan diedit sudah berada pada window File.
  - Klik ganda ikon file yang akan di edit atau drag and drop ke window editor (Main)
  -Untuk melihat informasi tentang file ini letakkan pointer pada window editor, klik kanan dan pilih File Info.
  - Untuk mengganti Bit Depth  dan Sample Rate ,
·         Buka sesion baru: File – New
·         Pada Jendala New Waveform Pilih Sample Rate dan Bit Rate sesuai dengan yang dibutuhkan (tabel 1)
·         Copy File sumber ke sesion baru
·         Simpan file dengan nama lain ( File – Save As)
·         Lakukan berulang sesuai dengan tabel
Menganti Bit Rate
·         import File Sound
·         Drag And Drop file sound ke Window Edit atau klik ganda file tersebut
·         Buat Sesion baru : File – New
·         Copy File sumber ke sesion baru
·         Simpan dengan nama lain
·         Pada jendela Save As Klik tombbol Option – Advatage , Pilih nilai yang diperlukan.
·         Klik Ok
·         Lakukan berulang sesuai dengan tabel





5.    Hasil Pengujian

Tabel 1. Perbandingan Ukuran dan Kualitas audio pada sample rate tetap 44100 hz dengan Bit Depth bervariasi  
Sample Rate (Hz)
Bit Dept
Ukuran File (KB)
Kualitas suara
44 100
32
99,419
Suara bagus
44 100
16
49,709
Kualitas suara bagus
44 100
8
24,854
Kualitas suara kurang jernih


  1. Membandingkan berdasarkan Sample Rate
Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
8
11.025
6.213
Suara kurang jernih
8
22.050
12.427
Suara jernih
8
32.000
18.035
Suara bagus
8
44.100
24.854
Suara bagus
8
48.000
27.052
Suara bagus
8
96.000
54.105
Suara bagus dan jernih

3.
Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
16
11.025
12.427
Suara jernih
16
22.050
24.854
Suara cukup jernih
16
32.000
36.070
Suara bagus
16
44.100
49.709
Suara bagus
16
48.000
54.105
Suara bagus
16
96.000
108.211
Suara jelas dan bagus



4.
Bit Dept
Sample Rate (Hz)
Ukuran File (KB)
Kualitas Suara
32
11.025
24.854 Suara kurang bagus
32
22.050
49.709
Suara bagus
32
32.000
72.140
Suara bagus
32
44.100
99.419
Suara bagus
32
48.000
108.211
Suara cukup bagus
32
96.000
216.422
Suara jelas dan bersih

3.     Pembahasan
Dari pengujian diatas menunjukan kesamaan yang sama jika semakin tinggi bid dept dan sample rate, maka suara yang didengar semakin bagus sebaliknya jika bid dept dan sample rate rendah maka suara yang didengar semakin kurang bagus.

4.    Kesimpulan
     
     Pada percobaan diatas dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi bit dept dari sebuah sound maka suara itu semakin bagus sebaliknya jika bid dept itu rendah maka ada noise(suara berisik) yang terdengar. Pada percobaan membandingkan kualitas suara berdasarkan sample rate. Dapat disimpulkan bahwa semakin tinggi sample rate maka kulitas suara akan semakin bagus dan juga ukuran file dari suara tersebut semakin besar. Sebaliknya jika sample rate itu semakin rendah maka kualitas suara semakin jelek dan ukuran semakin kecil.